Fakta dan Opini
(Ria Fidatul Mas Ulah B75219074)
A. Pendahuluan
Dalam memilih sebuah informasi atau tulisan, tentu
kita harus memilah terlebih dahulu apakah dalam kalimat tersebut mengandung
unsur kebenaran atau hanya sekedar pendapat perorangan. Hal ini tidak digunakan
dalam dunia media sosial saja, dalam media nyata juga dibutuhkan, seperti
tersedianya surat kabar, selain mudah didapat, didalamnya juga terdapat berita-berita
aktual, dan banyak memuat berita fakta dan opini. Oleh karena itu, penjelasan
daripada fakta dan opini akan dijelaskan pada bagian pembahasan, dan ditujukan
agar masyarakat memahami bagaimana pengertian, perbedaan, dan contoh kalimat
fakta dan opini yang sebenarnya.
B. Pembahasan
1. Pengertian Fakta
dan Opini
a. Fakta
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
fakta adalah suatu hal atau peristiwa yang benar-benar ada dan terjadi.[1] Menurut
(Hassanuddin, 2003), fakta adalah keadaan atau peristiwa yang benar adanya dan
harus diterima sebagai kenyataan, karena keadaan atau peristiwa tersebut memang
benar-benar dijumpai dalam kehidupan nyata.[2]
Adapun menurut (Suryanto, 2007), pengertian daripada fakta adalah peristiwa
atau keadaan yang merupakan kenyataan.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan,
bahwa fakta adalah suatu hal, peristiwa atau keadaan yang nyata, dan benar
adanya. Sesuatu dapat dinyatakan fakta apabila peristiwa atau kejadian tersebut
dapat dibuktikan kebenerannya dan memiliki sumber yang jelas. Oleh karena itu,
banyak dari orang-orang yang memercayai fakta sebagai kebenaran sumber atau suatu
hal yang sebenarnya, karena fakta adalah suatu hasil yang memiliki nilai
kebenaran dan dapat diverifikasikan secara empiris.
b. Opini
Opini adalah suatu pernyataan yang subjektif
dan berasal dari interpretasi fakta yang telah didapatkan. Kata opini sendiri
berasal dari bahasa asing Opinion yang memiliki arti jawaban atau
tanggapan terbuka terhadap suatu permasalahan yang ada. Menurut (Cutlip dan
Center dalam Olii dan Erlita, 2011: 39), opini adalah pernyataan mengenai sikap
dalam suatu permasalahan tertentu yang bersifat kontroversial (menimbulkan
suatu perbedaan), hal ini dikarenakan pendapat atau penilaian seseorang
tentunya juga berbeda dengan pendapat dan penilaian orang lain.[3]
Adapun menurut (Dalman, 2013), opini adalah
pandangan atau pendapat mengenai suatu peristiwa yang tengah terjadi dalam
kehidupan masyarakat.[4] Dari
penjelasan diatas dapat disimpulkan, bahwa opini adalah suatu pernyataan,
pendapat atau pandangan yang berasal dari perilaku seseorang akibat
permasalahan yang telah terjadi. Opini dapat dinyatakan secara aktif dan pasif,
baik dalam bentuk verbal seperti mengungkapkan dengan kata-kata dan dapat
dinyatakan dalam bahasa tubuh atau simbol-simbol tertentu.
2. Perbedaan Fakta
dan Opini
Fakta dan opini dalam sebuah kalimat dapat
dibedakan sesuai dengan ciri-ciri yang telah ada sebelumnya. Adapun ciri-ciri
dari fakta adalah seperti yang ada pada berikut ini:
a.
Informasi yang ada dapat dibuktikan kebenarannya.
b.
Data yang ada sangat akurat (seperti terdapat
waktu, tempat, dan tanggal kejadian).
c.
Berisi data-data yang bersifat kuantitatif
(angka) dan kualitatif (pernyataan).
d.
Bersifat objektif.
e.
Menunjukkan suatu peristiwa yang terjadi.
f.
Terdapat narasumber yang terpercaya.
g.
Biasanya dapat menjawab rumusan pertanyaan
5W+1H.
h.
Penalaran fakta menggunakan pendekatan
induktif.
Tidak hanya fakta, opini juga memiliki
ciri-ciri pada umumnya. Adapun ciri-ciri dari opini adalah seperti yang ada
pada berikut ini:
a. Informasi yang
ada tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
b. Tidak memiliki
data yang akurat.
c. Berisi pendapat
tentang suatu peristiwa yang terjadi.
d. Bersifat
subjektif.
e. Memberikan
pendapat mengenai peristiwa yang belum pasti terjadi.
f. Tidak terdapat narasumber.
g. Biasanya di
awali dengan kata seperti “Menurut saya”, “Sepertinya”, “Seharusnya”, “Seandainya”, dan lain-lain.
h. Penalaran opini
menggunakan pendekatan deduktif.
3. Contoh Kalimat
Fakta dan Opini
a. Kalimat Fakta
Negara Kesatuan Republik Indonesia berhasil merdeka pada tanggal 17 Agustus
Tahun 1945 atas penjajahan Belanda dan Jepang.
Matahari terbit di sebelah timur pada pagi hari, dan terbenam di sebelah
barat pada sore hari.
Penulis novel Laskar Pelangi adalah Andrea Hirata
b. Kalimat Opini
Seharusnya pembelajaran harus selalu diarahkan, agar dapat menciptakan
sikap dan pola hidup anak didik dalam beradaptasi dengan kehidupan bermasyarakat
secara luas.
Sepertinya, nanti sore akan turun hujan disertai angin kencang.
Menurut saya, Dee Lestari adalah penulis novel terbaik di Indonesia.
C. Penutup
Fakta adalah suatu hal, peristiwa atau keadaan
yang nyata, dan benar adanya. Sedangkan, opini adalah suatu pernyataan,
pendapat atau pandangan yang berasal dari perilaku seseorang akibat permasalahan
yang telah terjadi. Untuk membedakan sebuah fakta dan opini, hal utama yang
harus dilakukan adalah memahami telebih dahulu ciri-ciri fakta dan opini.
Dengan ini ditujukan agar kita dapat mengetahui bagaimana kalimat yang
mengandung fakta dan kalimat yang mengandung opini. Adapun ciri-ciri fakta
adalah dapat dibuktikan kebenarannya, data akurat, bersifat objektif. Sedangkan
opini, tidak dapat dibuktikan kebenarannya, data tidak akurat, bersifat
subjektif, dan lain sebagainya.
Daftar Pustaka
KBBI
Risda. 2019. “Kemampuan Menentukan
Fakta dan Opini Pada Teks Berita Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Sigi Biromaru”. Jurnal Bahasa dan Sastra. Vol. 4, No.
2. Hal: 63.
Sartika, Rina, Emidar, Ermawati Arief. 2013.“Kemampuan
Membedakan Kalimat Fakta dan Opini Melalui
Kegiatan Membaca Intensif Siswa Kelas X SMA-SMAK Padang”. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol.
1, No. 1. Hal: 203.
Sibua, Sulami, Fariana Iskandar. 2016. “Kemampuan
Mengidentifikasi Fakta dan Opini dalam Teks
Surat Kabar Melalui Kegiatan Membaca Intensif Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Ternate”. Jurnal Pendidikan. Vol. 14,
No. 1. Hal: 356.
[1] KBBI
[2] Rina Sartika, Emidar, Ermawati Arief, “Kemampuan Membedakan Kalimat
Fakta dan Opini Melalui Kegiatan Membaca Intensif Siswa Kelas X SMA-SMAK
Padang”, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol. 1, No. 1,
(2013): 203.
[3] Risda, “Kemampuan Menentukan Fakta dan Opini Pada Teks Berita Siswa
Kelas XII SMA Negeri 1 Sigi Biromaru”, Jurnal Bahasa dan Sastra, Vol. 4,
No. 2, (2019): 63.
[4] Sulami Sibua, Fariana Iskandar, “Kemampuan Mengidentifikasi Fakta dan Opini dalam Teks Surat Kabar Melalui Kegiatan Membaca Intensif Siswa Kelas VIII
SMP Negeri 4 Kota Ternate”, Jurnal Pendidikan, Vol. 14, No. 1 (2016): 356.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar